🌟 EPISODE 3
Keira Garfield dan Roar Harimau Baja
Langit malam belum sepenuhnya pulih.
Retakan dimensi masih menggantung di atas sekolah, seperti luka yang belum sembuh. Cahaya merah gelap sesekali berdenyut… seolah sesuatu sedang mencoba keluar.
Invite-chan masih memegang tablet Phoenix-nya.
Tangannya gemetar.
"Sensei… energi kedua mulai muncul…"
Dedeng-sensei langsung menatap langit.
Ia tahu.
Yang berikutnya…
Tidak akan semudah yang tadi.
🌌 Kemunculan Monster Kedua
Tanah mulai bergetar.
Suara retakan terdengar dari arah lapangan belakang sekolah.
BOOOM!
Sebuah makhluk keluar dari bayangan.
Tubuhnya besar.
Berbentuk seperti harimau…
Tapi seluruh tubuhnya dilapisi baja hitam.
Matanya menyala merah.
Dan setiap langkahnya meninggalkan bekas retakan di tanah.
Invite-chan langsung scan.
📊 DATA TERBACA:
-
Kategori: Void Beast
-
Tipe: Combat Predator
-
Level: Tinggi
-
Kelemahan: Belum diketahui
"Sensei… ini jauh lebih kuat!"
😨 Ketakutan yang Nyata
Beberapa murid mundur.
Peri Cantik mulai panik.
"Ini bukan level kita… aku nggak siap 😭"
Wu Lan memegang erat sendok raksasanya.
Sabi Z bahkan tidak bergerak.
Untuk pertama kalinya…
Mereka benar-benar takut.
🧍♀️ Keira Melangkah Maju
Di tengah ketegangan itu…
Satu orang justru maju.
Langkahnya pelan.
Tapi mantap.
Itu adalah…
Keira Garfield (Keira Istabrina Suith).
Ia menatap monster itu tanpa berkedip.
"Aku nggak tahu kenapa…"
"Tapi aku ngerasa… ini lawanku."
⚡ Resonansi Zodiak: Harimau Baja
Tiba-tiba…
Sebuah cahaya muncul dari tangan Keira.
Dua buah Tiger Knuckles terbentuk secara perlahan.
Logamnya berkilau.
Berdenyut seperti jantung.
Suara raungan terdengar…
Bukan dari monster.
Tapi dari dalam dirinya.
🔥 ZODIAK AWAKENING: HARIMAU BAJA 🔥
🐯 Insting Petarung Bangkit
Dedeng-sensei tersenyum tipis.
"Akhirnya… Combat Hunter bangkit juga."
Keira mengambil posisi bertarung.
Tanah di bawah kakinya retak.
Aura emas menyelimuti tubuhnya.
"Kalau aku mundur sekarang…"
"Semua bakal kena."
⚔️ Pertarungan Dimulai
Monster itu menyerang duluan.
CEPAT.
Sangat cepat.
Namun—
Keira menghindar.
Gerakannya refleks.
Seperti sudah terlatih sejak lama.
"WOI??!! Keira OP banget?!" – Sabi Z
💥 Jurus Pertama
Keira melompat.
Menghantam dengan pukulan keras.
🔥 GARFIELD KICK!!!
BOOOM!!!
Tanah pecah.
Monster terpental.
Semua murid terdiam.
🧠 Strategi dari Invite-chan
Invite-chan berteriak:
"Keira! bagian lehernya lebih lemah!"
"Struktur bajanya tidak stabil di sana!"
Keira mengangguk.
Tanpa ragu.
Tanpa takut.
🐯 Mode Serius Aktif
Monster bangkit lagi.
Lebih marah.
Lebih brutal.
Namun kali ini—
Keira tidak mundur.
Ia justru tersenyum.
"Seru juga ya…"
Aura di tubuhnya semakin besar.
🔥 ROAR IMPACT!!! 🔥
💣 Serangan Penentu
Keira melesat.
Cepat seperti kilat.
Menghantam langsung ke titik lemah.
CRAAAAASH!!!
Cahaya meledak.
Suara raungan menghilang.
Dan dalam sekejap…
Monster itu hancur menjadi debu energi.
🌟 Keheningan Setelah Pertarungan
Semua terdiam.
Lalu—
"KEIRAAAAA!!!" 🎉
Teman-temannya berlari ke arahnya.
Peri Cantik langsung teriak:
"GILA LU KEREN BANGET 😭🔥"
🧑🏫 Kata Dedeng-sensei
Dedeng-sensei menutup bukunya.
"Bagus."
"Tapi ini baru awal."
Ia menatap langit.
Masih ada…
10 titik energi tersisa.
🌌 Ancaman Sebenarnya
Invite-chan membuka data lagi.
"Sensei…"
"Yang berikutnya… lebih kuat dari ini."
Dedeng-sensei tersenyum.
"Bagus."
"Berarti kalian akan cepat berkembang."
⚔️ Tim Mulai Terbentuk
Sekarang sudah ada dua Hunter aktif:
🔥 Invite-chan – Analyst
🐯 Keira – Combat
Dan sisanya…
Akan segera bangkit.
🔮 Bersambung…
Namun jauh di atas langit…
Di balik retakan dimensi…
Seseorang memperhatikan mereka.
Sosok misterius.
Yang tahu…
Bahwa 12 Hunter sudah mulai bangkit.
Dan ia berkata pelan:
"Permainan… dimulai."
➡ Episode berikutnya:
🌪️ EPISODE 4 – SayaSaya dan Smash Angin Elang


