๐ MISI 007 JUBI: AIR DARI DARAT MENUJU KE MANA?
[ JUBI MISSION SYSTEM ]
MISSION 007 DETECTED...
๐ Lokasi: Lingkungan Sekolah JUBI
๐ Waktu: Setelah Hujan
๐ต Status: EXPLORATION
๐ง Objek: ALIRAN AIR
❓ Pertanyaan: AIR DARI DARAT MENUJU KE MANA?
๐ง️ MISSION 007 DIMULAI
Hujan sudah berhenti sejak beberapa waktu lalu.
Di halaman sekolah, sebagian genangan mulai menghilang.
Namun kali ini, perhatian Squad 6B tertuju pada sesuatu yang berbeda.
Arkan berdiri di dekat saluran air.
Syamiel melihat air yang bergerak perlahan.
Dzakwan menunjuk ke arah ujung saluran.
“Airnya bergerak ke sana.”
Habibie ikut memperhatikan.
“Berarti air itu pasti menuju suatu tempat.”
Yaqzhan membuka buku catatannya.
“Pertanyaannya... menuju mana?”
Tiba-tiba—
[ BEEP! ]
Perangkat JUBI menyala.
๐ MISSION 007 START
OBJECTIVE:
๐ Mengamati arah aliran air.
๐บ️ Menyelidiki perjalanan air dari daratan.
๐️ Menghubungkan saluran air dengan sungai dan badan air lainnya.
๐ Memahami bahwa air dapat terus bergerak melalui lingkungan.
๐ INVESTIGASI SQUAD 6B
Squad 6B mulai mengikuti perjalanan air.
Arkan memperhatikan saluran di sekitar sekolah.
Syamiel melihat arah kemiringan permukaan.
Dzakwan mencatat tempat-tempat yang dilewati air.
Habibie memperhatikan peta lingkungan.
Yaqzhan mencoba menyusun jalur perjalanan air.
Tidak lama kemudian, anggota Squad 6B lainnya ikut bergabung.
Dipo, Elang, Yoga, Fikri, Asyraf, Zurfai, dan Fatir ikut mengamati dari beberapa titik.
Arkan menunjuk peta.
“Kalau air dari halaman masuk ke saluran...”
Syamiel melanjutkan,
“...berarti airnya bisa terus bergerak.”
Dzakwan bertanya,
“Kalau begitu, saluran ini akhirnya terhubung ke mana?”
Mereka semua melihat peta.
Dedeng-sensei datang membawa sebuah spidol.
“Pertanyaan yang bagus.”
Ia menggambar sebuah garis.
Halaman → Saluran Air → Sungai
Kemudian ia melanjutkan garis itu.
Sungai → ?
Squad 6B terdiam.
๐ AIR SELALU MENGIKUTI JALANNYA
Dedeng-sensei menjelaskan bahwa air yang mengalir di permukaan dapat bergerak menuju tempat yang lebih rendah.
Air dapat masuk ke:
๐ง saluran air
๐ sungai
๐️ danau
๐ฟ rawa atau badan air lainnya
Sebuah sungai juga tidak selalu berhenti di tempat yang sama.
Air sungai dapat terus mengalir mengikuti bentuk permukaan dan jaringan sungai.
Pada banyak wilayah, sungai akhirnya mengalir menuju laut.
Tetapi perjalanan air tidak selalu sederhana.
Ada air yang meresap ke tanah.
Ada air yang tertahan di tumbuhan atau permukaan tanah.
Ada air yang menguap kembali ke atmosfer.
Jadi, tidak semua air hujan akan mengambil jalur yang sama.
๐บ️ PETUNJUK DARI PETA
Habibie membuka peta wilayah.
Ia menunjukkan sebuah sungai.
“Kalau kita ikuti alirannya...”
Yaqzhan menunjuk bagian yang lebih jauh.
“Sungainya semakin besar.”
Arkan mulai memahami.
“Berarti sungai bisa menerima air dari banyak tempat.”
Dedeng-sensei mengangguk.
“Benar.”
Air dari hujan yang jatuh di berbagai tempat dapat berkumpul dan mengalir melalui jaringan sungai.
Sungai-sungai kecil dapat bergabung dengan sungai yang lebih besar.
Akhirnya, air dapat mencapai badan air yang lebih besar.
๐ง IPAS CHECKPOINT
Squad 6B menyusun petunjuk.
PETUNJUK 01
๐ง️ Air hujan jatuh ke permukaan Bumi.
PETUNJUK 02
๐ Sebagian air dapat mengalir di permukaan menuju tempat yang lebih rendah.
PETUNJUK 03
๐️ Air dapat masuk ke saluran, sungai, dan badan air lainnya.
PETUNJUK 04
๐บ️ Sungai-sungai dapat saling terhubung melalui jaringan aliran.
PETUNJUK 05
๐ Pada banyak wilayah, aliran sungai akhirnya menuju danau atau laut.
PETUNJUK 06
☀️ Sebagian air juga dapat kembali ke atmosfer melalui penguapan.
๐ DARI DARAT MENUJU LAUT
Dzakwan melihat kembali diagram yang dibuat Dedeng-sensei.
HUJAN
↓
PERMUKAAN DARAT
↙ ↘
MERESAP MENGALIR
↓ ↓
AIR TANAH SALURAN
↓
SUNGAI
↓
DANAU / LAUT
Syamiel tersenyum.
“Jadi pertanyaan dari Misi 006 mulai terjawab.”
Arkan mengangguk.
“Air dari daratan bisa melakukan perjalanan yang panjang.”
Dedeng-sensei menambahkan,
“Dan perjalanan itu berbeda-beda tergantung kondisi lingkungan.”
๐ฌ MINI MISSION: IKUTI JEJAK AIR
Sekarang giliranmu menjadi IPAS Explorer.
Setelah hujan, pilih satu lokasi yang aman bersama guru atau orang dewasa.
Amati arah aliran air.
Cari tahu:
๐ Air bergerak ke mana?
⬇️ Apakah air mengikuti permukaan yang lebih rendah?
๐ณ️ Apakah sebagian air masuk ke tanah?
๐ฐ Apakah ada saluran air di dekatnya?
๐บ️ Jika ada, ke mana kira-kira saluran tersebut membawa air?
Catat hasil pengamatanmu.
๐ TABEL PENGAMATAN
| Pengamatan | Hasil |
|---|---|
| Tempat yang diamati | __________ |
| Arah aliran air | __________ |
| Ada saluran air? | __________ |
| Air menuju ke mana? | __________ |
| Apa kemungkinan perjalanan berikutnya? | __________ |
Ingat: jangan mengikuti aliran air ke tempat yang berbahaya. Cukup amati dari lokasi yang aman.
๐ค MISSION QUESTION
Coba pecahkan pertanyaan berikut.
Mengapa air dapat mengalir dari tempat tinggi menuju tempat yang lebih rendah?
Mengapa air dari beberapa tempat dapat berkumpul di sungai?
Apa hubungan antara saluran air dan sungai?
Apakah semua air hujan langsung menuju laut?
Bagaimana air yang berada di laut dapat kembali masuk ke siklus air?
Gunakan hasil pengamatanmu sebagai petunjuk.
๐ก SATU HAL YANG HARUS DIINGAT
Air memiliki banyak jalur perjalanan.
Air hujan dapat:
๐ง meresap ke tanah,
๐ mengalir di permukaan,
๐️ masuk ke sungai atau danau,
๐ mencapai laut,
atau
☀️ kembali ke atmosfer melalui penguapan.
Perjalanan tersebut merupakan bagian dari siklus air.
Air yang kita lihat hari ini dapat terus berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
๐ JUBI JOURNAL
Yaqzhan menulis sebuah kalimat besar di buku catatannya:
“Air dari darat tidak berhenti di satu tempat.”
Arkan menambahkan:
“Air bisa mengalir melalui banyak jalur.”
Syamiel melihat peta sungai.
“Dan setiap jalur bisa saling terhubung.”
Dzakwan mengangguk.
“Dari halaman kecil... bisa menuju saluran.”
Habibie melanjutkan,
“Dari saluran bisa menuju sungai.”
Dedeng-sensei tersenyum.
“Dan dari sana, perjalanan air masih bisa berlanjut.”
๐จ TAPI JUBI MENEMUKAN PERTANYAAN BARU...
Squad 6B masih melihat peta.
Garis sungai terus bergerak menuju wilayah yang lebih luas.
Elang menunjuk bagian peta.
“Kalau air sungai akhirnya sampai ke laut...”
Yoga bertanya,
“Apakah air itu berhenti di sana?”
Fikri menggeleng.
“Kalau tidak berhenti...”
Asyraf melihat ke arah langit.
“Lalu apa yang terjadi?”
Zurfai menunjuk gambar Matahari.
Fatir kemudian berkata,
“Apakah air laut bisa kembali menjadi bagian dari hujan?”
Semua terdiam.
Dedeng-sensei hanya tersenyum.
Kemudian—
[ BEEP! ]
Perangkat JUBI menyala.
[ MISSION 007 ]
STATUS : COMPLETE
NEW QUESTION DETECTED.
๐ AIR LAUT
AKAN PERGI KE MANA?
MISSION 008
STATUS : LOCKED
Arkan tertawa kecil.
“JUBI lagi-lagi punya pertanyaan.”
Dedeng-sensei mengangguk.
“Karena dalam IPAS, satu jawaban sering membuka pertanyaan berikutnya.”
๐ MISSION 007 COMPLETE
๐ AIR DARI DARAT MENUJU KE MANA?
Jawabannya:
Air dapat mengalir dari daratan menuju saluran, sungai, dan berbagai badan air. Pada banyak wilayah, aliran sungai akhirnya dapat mencapai laut.
Namun perjalanan air belum selesai.
Karena air terus bergerak dalam siklus air.
๐งญ PETA PETUALANGAN JUBI
๐ Baru mengenal JUBI?
Mulai perjalanan dari:
๐ JUBI: Peta Petualangan IPAS — Selamat Datang di Angkatan X
๐ Misi 001
๐ Misteri Bayangan — Kenapa Panjangnya Bisa Berubah?
๐ Misi 002
๐ Matahari yang Berpindah — Bumi atau Matahari yang Bergerak?
๐ Misi 003
๐ Malam di Satu Tempat, Siang di Tempat Lain
๐ Misi 004
๐ Kenapa Bulan Terlihat Berubah?
๐ฆ️ Misi 005
๐ Langit Mendung, Hujan ke Mana?
๐ Misi 006
๐ Ke Mana Perginya Air Hujan?
๐ Misi 007
Kamu sedang berada di sini.
๐ Misi 008
Segera dibuka...
๐ฌ MISSION CHALLENGE
Setelah membaca Misi 007, lihat kembali perjalanan air:
Hujan → Daratan → Saluran → Sungai → Laut
Sekarang pikirkan:
๐ Apa yang terjadi pada air setelah sampai di laut?
☀️ Apa peran Matahari dalam perjalanan berikutnya?
☁️ Bagaimana air laut dapat menjadi bagian dari awan?
๐ง️ Apakah perjalanan air akhirnya kembali ke hujan?
Tuliskan dugaanmu.
Jangan takut salah.
Seorang IPAS Explorer tidak hanya mencari jawaban.
Ia juga berani membuat pertanyaan baru.
๐ BERSAMBUNG KE MISSION 008
JUBI — Peta Petualangan IPAS
Amati dunia. Ajukan pertanyaan. Temukan jawabannya.
๐ MISI 007 JUBI: AIR DARI DARAT MENUJU KE MANA?
๐ MISI 006 JUBI: KE MANA PERGINYA AIR HUJAN?
[ JUBI MISSION SYSTEM ]
MISSION 006 DETECTED...
Hujan baru saja berhenti.
Halaman sekolah masih dipenuhi genangan air.
Gani berjalan melewati halaman bersama Rasya, Exchel, Ilham, dan Izan.
Beberapa teman dari Squad 6A juga masih berada di sekitar sekolah.
Zafran dan Hendra sedang memperhatikan lapangan.
Naufal, Gifari, Wafi, dan Rehan berjalan menuju teras.
Namun Gani justru berhenti.
Ia menunjuk sebuah genangan.
“Eh, tadi airnya lebih banyak, kan?”
Rasya melihat ke bawah.
“Iya.”
Exchel ikut memperhatikan.
“Sekarang sudah mulai berkurang.”
Ilham menunjuk ke arah tanah.
“Sebagian mungkin masuk ke tanah.”
Izan menunjuk sisi halaman lainnya.
“Sebagian lagi mengalir ke sana.”
Mereka mengikuti aliran air kecil yang bergerak menuju saluran.
Gani kemudian berpikir.
“Kalau begitu...”
Semua menoleh.
“Sebenarnya air hujan itu pergi ke mana?”
Tiba-tiba...
[ BEEP! ]
Perangkat JUBI menyala.
๐ MISSION 006 START
OBJECTIVE:
๐ INVESTIGASI SQUAD 6A
Kelima anak itu membawa pertanyaan mereka ke ruang IPAS.
Dedeng-sensei sudah berada di sana.
Gani langsung bercerita.
“Sensei, kami melihat air hujan menghilang setelah hujan.”
Dedeng-sensei tersenyum.
“Apakah airnya benar-benar menghilang?”
Kelima anak itu terdiam.
Rasya menjawab,
“Hmm... mungkin tidak.”
“Bagus,” kata Dedeng-sensei.
“Kalau begitu, jangan mencari jawaban dari dugaan saja.”
Ia menunjuk halaman sekolah.
“Cari buktinya.”
๐ง️ AIR HUJAN TIDAK HANYA DIAM DI TEMPAT
Mereka kembali ke halaman.
Gani memperhatikan genangan di permukaan semen.
Rasya melihat tanah di dekat taman.
Exchel memperhatikan rumput.
Ilham mengikuti aliran air kecil.
Izan mencatat hasil pengamatan.
Mereka menemukan sesuatu yang menarik.
Di permukaan yang keras seperti semen, air lebih mudah terlihat menggenang atau mengalir.
Sementara di tanah dan area berumput, sebagian air dapat meresap ke dalam tanah.
Gani mulai memahami.
“Berarti permukaan tempat air jatuh juga berpengaruh.”
Dedeng-sensei mengangguk.
“Tepat.”
๐ฑ KE MANA AIR YANG MERESAP?
Rasya mengambil catatan.
“Kalau air masuk ke tanah, berarti airnya masih ada?”
“Benar,” jawab Dedeng-sensei.
Sebagian air hujan dapat meresap ke dalam tanah.
Air yang meresap dapat tersimpan di dalam tanah dan menjadi bagian dari air tanah.
Namun, tidak semua air hujan akan meresap.
Hal itu bergantung pada kondisi tanah, tumbuhan, kemiringan permukaan, dan kondisi lingkungan lainnya.
๐ AIR YANG MENGALIR
Ilham menunjukkan aliran air kecil.
“Kalau yang ini tidak masuk tanah.”
Air tersebut bergerak mengikuti permukaan yang lebih rendah.
Inilah yang disebut aliran permukaan.
Air hujan dapat mengalir menuju tempat yang lebih rendah dan kemudian masuk ke saluran air, sungai, dan berbagai badan air lainnya.
Exchel mengangguk.
“Jadi sebagian air hujan bergerak di atas permukaan.”
“Betul,” kata Dedeng-sensei.
๐ง IPAS CHECKPOINT
Squad 6A mulai menyusun hasil penyelidikan.
PETUNJUK 01
๐ง️ Air hujan sampai ke permukaan Bumi.
PETUNJUK 02
๐ฑ Sebagian air dapat meresap ke dalam tanah.
PETUNJUK 03
๐ Sebagian air dapat mengalir di permukaan menuju tempat yang lebih rendah.
PETUNJUK 04
๐️ Air dapat masuk ke sungai, danau, atau badan air lainnya.
PETUNJUK 05
☀️ Air di permukaan juga dapat kembali ke atmosfer melalui proses penguapan.
๐ฌ MINI MISSION: TANAH ATAU SEMEN?
Sekarang giliranmu menjadi IPAS Explorer.
Lakukan pengamatan sederhana di lingkungan sekolah atau rumah.
Carilah dua permukaan yang berbeda, misalnya:
๐ฑ tanah atau rumput
dan
⬜ permukaan semen atau area keras lainnya.
Setelah hujan, atau dengan bantuan orang dewasa/guru menggunakan air dalam jumlah secukupnya, amati:
Apa yang terjadi pada air di kedua permukaan tersebut?
Catat hasil pengamatanmu.
๐ TABEL PENGAMATAN
| Permukaan | Apa yang terjadi pada air? |
|---|---|
| ๐ฑ Tanah/Rumput | __________ |
| ⬜ Permukaan keras | __________ |
๐ค MISSION QUESTION
Coba pikirkan hasil pengamatanmu.
1. Mengapa sebagian air dapat meresap ke tanah?
2. Mengapa air dapat mengalir di permukaan?
3. Apakah semua air hujan meresap ke tanah?
4. Ke mana air yang mengalir di permukaan dapat pergi?
5. Bagaimana proses ini berhubungan dengan siklus air?
Tidak perlu menjawab hanya berdasarkan hafalan.
Gunakan hasil pengamatanmu sebagai bukti.
๐ SQUAD 6A MENYUSUN PETA PERJALANAN AIR
Gani mengambil spidol.
Ia menggambar sebuah diagram di papan.
☀️ MATAHARI↓๐ง PENGUAPAN↓☁️ AWAN↓๐ง️ HUJAN↓๐ PERMUKAAN BUMI↙ ↘๐ฑ TANAH ๐ ALIRAN↓ ↓AIR TANAH SUNGAI/DANAU
Izan memperhatikan diagram itu.
“Jadi air hujan punya banyak kemungkinan perjalanan.”
“Benar,” kata Dedeng-sensei.
“Dan perjalanan air tidak berhenti ketika hujan selesai.”
๐ก SATU HAL YANG HARUS DIINGAT
Air hujan yang terlihat menghilang dari halaman tidak berarti air tersebut lenyap.
Air dapat:
๐ง meresap ke tanah,
๐ mengalir menuju tempat yang lebih rendah,
๐️ masuk ke sungai atau badan air,
atau
☀️ pada kondisi tertentu kembali ke atmosfer melalui penguapan.
Air terus bergerak melalui lingkungan.
Itulah salah satu bagian dari siklus air.
๐ฆ️ JUBI JOURNAL
Rasya menulis sebuah kalimat besar di buku catatannya:
“Air tidak menghilang. Air berpindah.”
Gani mengangguk.
“Sekarang aku mengerti kenapa genangan tadi bisa berkurang.”
Exchel menambahkan,
“Sebagian mungkin meresap.”
Ilham menunjuk saluran air.
“Sebagian mengalir.”
Izan melihat diagram.
“Dan perjalanan airnya masih terus berlanjut.”
Dedeng-sensei tersenyum.
“Sekarang kalian mulai melihat lingkungan bukan hanya sebagai tempat untuk bermain.”
“Tapi sebagai tempat untuk menyelidiki.”
๐จ TAPI INVESTIGASI BELUM SELESAI...
Squad 6A kembali melihat aliran air.
Air bergerak menuju saluran.
Kemudian mereka melihat arah alirannya semakin jauh.
Gani bertanya,
“Kalau air terus mengalir dari sini...”
Rasya melanjutkan,
“...air itu akan sampai ke mana?”
Ilham melihat peta wilayah di ruang IPAS.
“Apakah akhirnya masuk ke sungai?”
Exchel menambahkan,
“Kalau sungainya terus mengalir...”
Izan menyelesaikan pertanyaannya:
“Apakah semua air dari daratan akhirnya bisa sampai ke laut?”
Semua terdiam.
Kemudian...
[ BEEP! ]
Perangkat JUBI menyala.
[ MISSION 006 ]STATUS : COMPLETENEW QUESTION DETECTED.๐ AIR DARI DARATMENUJU KE MANA?MISSION 007STATUS : LOCKED
Gani tersenyum.
“Pertanyaan baru lagi.”
Rasya tertawa.
“JUBI memang tidak pernah kehabisan pertanyaan.”
Dedeng-sensei mengangguk.
“Selama kalian masih mau mengamati dunia, pertanyaan akan selalu ada.”
[ MISSION 006 COMPLETE ]
๐งญ PETA PETUALANGAN JUBI
๐ Baru mengenal JUBI?
Mulai perjalanan dari:
๐ JUBI: Peta Petualangan IPAS — Selamat Datang di Angkatan X
๐ Misteri Bayangan — Kenapa Panjangnya Bisa Berubah?
๐ Matahari yang Berpindah — Bumi atau Matahari yang Bergerak?
๐ Malam di Satu Tempat, Siang di Tempat Lain
๐ Kenapa Bulan Terlihat Berubah?
๐ Langit Mendung, Hujan ke Mana?
๐ Misi 007
Segera dibuka...
๐ฌ MISSION CHALLENGE
Setelah hujan berikutnya, pilih satu tempat yang aman untuk diamati.
Perhatikan air yang ada di sana.
Kemudian cari tahu:
๐ง Apakah air meresap?
๐ Apakah air mengalir?
๐️ Ke mana air bergerak?
☀️ Apa yang mungkin terjadi pada air tersebut setelah beberapa waktu?
Tuliskan hasil pengamatanmu seperti seorang peneliti.
Tidak harus langsung benar.
Peneliti belajar dari pengamatan, kemudian memperbaiki kesimpulannya berdasarkan bukti.
๐ BERSAMBUNG KE MISSION 007
JUBI — Peta Petualangan IPAS
Amati dunia. Ajukan pertanyaan. Temukan jawabannya.
๐ MISI 006 JUBI: KE MANA PERGINYA AIR HUJAN?
๐ฆ️ MISI 005 JUBI: LANGIT MENDUNG, HUJAN KE MANA?
[ JUBI MISSION SYSTEM ]
MISSION 005 DETECTED...
Jam istirahat baru saja dimulai.
Squad Nanass sedang berkumpul di halaman sekolah.
Naura / Ara-ara no Mi melihat ke arah langit.
Awan putih yang tadi terlihat mulai berubah semakin tebal.
“Kayaknya sebentar lagi hujan,” katanya.
Amira-hime ikut melihat ke atas.
“Belum tentu.”
Nada / Shafira menunjuk ke arah awan.
“Tapi awannya sudah banyak.”
Salsa memperhatikan suasana sekitar.
“Anginnya juga mulai terasa.”
Shavina melihat langit sekali lagi.
“Kalau memang mau hujan, kenapa belum turun?”
Mereka menunggu.
Lima menit...
Tidak hujan.
Sepuluh menit...
Masih belum hujan.
Naura tertawa.
“Jadi awan mendung belum tentu langsung hujan?”
Shavina mengangguk.
“Pertanyaannya justru... kenapa?”
Tiba-tiba...
[ BEEP! ]
Perangkat JUBI menyala.
๐ MISSION 005 START
OBJECTIVE:
๐ INVESTIGASI SQUAD NANASS
Mereka membawa pertanyaan itu ke ruang IPAS.
Dedeng-sensei sedang menyiapkan beberapa benda untuk kegiatan pengamatan.
Naura langsung bertanya,
“Sensei, kalau awannya sudah mendung, kenapa hujannya tidak selalu langsung turun?”
Dedeng-sensei tersenyum.
“Pertanyaan bagus.”
“Jadi jawabannya apa?” tanya Salsa.
Dedeng-sensei menunjuk meja.
“Daripada saya yang menjawab, bagaimana kalau kalian menyelidikinya?”
Squad Nanass langsung mendekat.
Di atas meja terdapat wadah transparan, air, dan es.
Amira memperhatikan.
“Kita mau membuat hujan?”
“Bukan hujan sungguhan,” jawab Dedeng-sensei.
“Ini hanya model sederhana untuk membantu kalian memahami salah satu proses yang terjadi di alam.”
๐ง DARI MANA AIR HUJAN BERASAL?
Dedeng-sensei mengawali penyelidikan dengan sebuah pertanyaan.
“Coba sebutkan tempat-tempat yang memiliki air.”
Squad Nanass mulai menjawab.
“Laut.”
“Sungai.”
“Danau.”
“Kolam.”
“Tanah.”
“Bahkan tumbuhan juga memiliki air.”
Dedeng-sensei mengangguk.
“Benar.”
Air di permukaan Bumi mendapatkan energi panas, terutama dari Matahari.
Sebagian air kemudian mengalami penguapan.
Air yang semula berbentuk cair berubah menjadi uap air.
Uap air tersebut berada di atmosfer dan menjadi bagian dari udara.
Naura mulai memahami.
“Jadi air laut bisa ikut masuk ke udara dalam bentuk uap?”
“Tepat.”
☁️ LALU, BAGAIMANA AWAN TERBENTUK?
Dedeng-sensei melanjutkan.
“Sekarang bayangkan uap air berada di udara dan mengalami pendinginan.”
Uap air dapat mengalami kondensasi, yaitu perubahan dari uap air menjadi titik-titik air.
Titik-titik air tersebut dapat berkumpul di atmosfer dan membentuk awan.
Shavina mengangguk.
“Jadi awan berhubungan dengan air yang sebelumnya menguap?”
“Betul.”
Salsa kemudian bertanya,
“Kalau begitu, begitu awan terbentuk, hujan langsung turun?”
Dedeng-sensei menggeleng.
“Belum tentu.”
๐ง️ MENGAPA TIDAK SEMUA AWAN LANGSUNG MENJADI HUJAN?
Squad Nanass kembali memperhatikan.
Di dalam awan terdapat banyak titik air yang sangat kecil.
Dalam kondisi tertentu, titik-titik air dapat bergabung dan menjadi lebih besar.
Jika butir air menjadi cukup besar dan berat sehingga tidak lagi dapat bertahan di awan, air dapat jatuh ke permukaan Bumi sebagai hujan.
Jadi prosesnya tidak sesederhana:
☁️ Awan → langsung ๐ง️ hujan
Ada proses yang berlangsung terlebih dahulu.
Naura menuliskan kesimpulannya:
Air harus mengalami berbagai proses sebelum akhirnya dapat kembali ke permukaan Bumi sebagai hujan.
๐ง IPAS CHECKPOINT
Squad Nanass menyusun petunjuk yang mereka temukan.
PETUNJUK 01
☀️ Air di permukaan Bumi mendapatkan energi panas.
PETUNJUK 02
๐ง Sebagian air mengalami penguapan dan berubah menjadi uap air.
PETUNJUK 03
☁️ Uap air mengalami pendinginan dan dapat mengalami kondensasi menjadi titik-titik air.
PETUNJUK 04
☁️ Titik-titik air berkumpul di atmosfer dan membentuk awan.
PETUNJUK 05
๐ง️ Jika butir air menjadi cukup besar dan berat, air dapat jatuh ke Bumi sebagai hujan.
๐ PERJALANAN AIR BELUM SELESAI
Amira memperhatikan diagram yang dibuat di papan.
“Tunggu.”
Semua menoleh.
“Kalau air dari laut bisa menguap, lalu menjadi awan, kemudian turun sebagai hujan...”
Amira menunjuk gambar permukaan Bumi.
“Airnya nanti kembali ke laut lagi?”
Dedeng-sensei tersenyum.
“Sekarang kamu sudah menemukan pertanyaan berikutnya.”
Air di Bumi memang terus mengalami perpindahan dan perubahan melalui suatu proses yang disebut siklus air.
Air dapat berpindah dari permukaan Bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke permukaan Bumi.
Proses tersebut berlangsung terus-menerus.
๐งช MINI MISSION: JEJAK AIR
Sekarang giliranmu menjadi IPAS Explorer.
Amati lingkungan di sekitar rumah atau sekolah.
Cari contoh tempat yang memiliki air.
Misalnya:
Kemudian coba pikirkan:
Dari mana air tersebut berasal?
Ke mana air tersebut mungkin berpindah?
Kamu tidak harus mengetahui semua jawabannya.
Tuliskan dugaanmu terlebih dahulu.
๐ฌ MINI OBSERVATION
Setelah hujan, coba perhatikan lingkungan sekitar.
Apakah kamu menemukan:
๐ง genangan air?
๐ฑ tanah yang menjadi lebih basah?
๐ air yang mengalir menuju tempat lebih rendah?
☀️ beberapa waktu kemudian genangan mulai berkurang?
Perubahan tersebut dapat menjadi bahan pengamatan sederhana tentang perjalanan air di lingkungan kita.
⚠️ CATATAN IPAS
Percobaan dan pengamatan di rumah atau sekolah harus dilakukan dengan alat yang aman dan didampingi orang dewasa atau guru jika diperlukan.
Tujuan kegiatan ini bukan membuat hujan sungguhan, tetapi memahami bahwa air dapat mengalami perubahan dan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
๐ค MISSION QUESTION
Sekarang coba jawab berdasarkan penyelidikanmu.
1. Apa yang dimaksud dengan penguapan?
2. Apa yang dimaksud dengan kondensasi?
3. Bagaimana awan dapat terbentuk?
4. Mengapa awan tidak selalu langsung menghasilkan hujan?
5. Apa hubungan antara hujan dan perjalanan air di Bumi?
๐ฆ️ SQUAD NANASS MENEMUKAN JAWABANNYA
Langit di luar mulai kembali cerah.
Naura melihat ke jendela.
“Jadi tadi awannya belum tentu langsung hujan karena masih ada proses yang harus terjadi.”
Amira mengangguk.
“Air ternyata terus berpindah.”
Nada menambahkan,
“Dari permukaan Bumi ke udara...”
Salsa melanjutkan,
“...lalu kembali lagi ke Bumi.”
Shavina tersenyum.
“Berarti air tidak pernah benar-benar berhenti melakukan perjalanan.”
Dedeng-sensei mengangguk.
“Dan perjalanan itu belum selesai.”
[ BEEP! ]
Perangkat JUBI menyala.
[ MISSION 005 ]STATUS : COMPLETENEW QUESTION DETECTED."Setelah air hujansampai ke Bumi...KE MANA AIR ITU PERGI?"MISSION 006STATUS : LOCKED
Squad Nanass terdiam.
Naura melihat teman-temannya.
“Berarti kita harus mengikuti perjalanan air berikutnya.”
Dedeng-sensei tersenyum.
“Petualangan belum selesai.”
[ MISSION 005 COMPLETE ]
๐ JUBI JOURNAL
Hari ini Squad Nanass menemukan bahwa hujan bukan sekadar air yang tiba-tiba jatuh dari langit.
Ada perjalanan panjang yang melibatkan air di permukaan Bumi dan atmosfer.
☀️ Penguapan
↓
☁️ Kondensasi
↓
☁️ Pembentukan awan
↓
๐ง️ Hujan
↓
๐ Air kembali ke permukaan Bumi
Dan perjalanan tersebut dapat berlanjut kembali.
Inilah salah satu contoh bagaimana air terus bergerak dalam siklus air.
Satu pertanyaan sederhana tentang awan akhirnya membawa Squad Nanass memahami proses yang jauh lebih besar.
AMATI → BERTANYA → COBA → TEMUKAN BUKTI → PAHAMI
๐งญ PETA PETUALANGAN JUBI
๐ Baru mengenal JUBI?
Mulai perjalanan dari:
๐ JUBI: Peta Petualangan IPAS — Selamat Datang di Angkatan X
๐ Misteri Bayangan — Kenapa Panjangnya Bisa Berubah?
๐ Matahari yang Berpindah — Bumi atau Matahari yang Bergerak?
๐ Malam di Satu Tempat, Siang di Tempat Lain
๐ Kenapa Bulan Terlihat Berubah?
๐ฆ️ Misi 005
Kamu sedang berada di sini.
๐ Misi 006
Segera dibuka...
๐ฌ MISSION CHALLENGE
Setelah hujan berikutnya, coba perhatikan satu hal:
Apa yang terjadi pada air hujan setelah sampai di tanah?
Apakah sebagian:
๐ง menggenang?
๐ฑ meresap ke tanah?
๐ mengalir ke tempat yang lebih rendah?
☀️ kemudian menghilang dari genangan setelah terkena panas?
Tuliskan hasil pengamatanmu.
Jangan hanya bertanya “ke mana air pergi?”
Cobalah menjadi seorang peneliti dan cari buktinya.
๐ BERSAMBUNG KE MISSION 006
Amati dunia. Ajukan pertanyaan. Temukan jawabannya.

.png)
.png)

